Iklan

Dugaan Setoran Alsintan di Marioriawa Menguat, 11 Poktan Disebut Bayar Hingga Rp100 Juta

KETIKTERKINI
Minggu, 10 Mei 2026, Minggu, Mei 10, 2026 WIB Last Updated 2026-05-10T15:36:31Z
KETIKTERKINI
Portal berita lokal yang menyajikan informasi aktual, faktual, dan terpercaya untuk masyarakat.

SOPPENG,- Ketikterkini.com | Dugaan praktik setoran dalam penyaluran bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) di wilayah Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, semakin menguat dan memantik sorotan publik. Bantuan yang sejatinya diperuntukkan membantu petani justru diduga menjadi ajang pungutan bernilai fantastis.

Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, sedikitnya terdapat 11 kelompok tani (Poktan) penerima bantuan Alsintan pada tahun 2025 lalu yang diduga harus menyetor uang puluhan hingga ratusan juta rupiah agar bisa memperoleh bantuan tersebut.

Sumber terpercaya mengungkapkan, besaran setoran bervariasi tergantung jenis alat yang diterima kelompok tani.

“Untuk traktor roda empat mereka bayar sekitar Rp50 juta, Multikultor Rp70 sampai Rp75 juta, sedangkan Combine mencapai Rp100 juta,” ungkap sumber kepada media ini.

Tak hanya itu, sumber juga menyebut jumlah bantuan Alsintan yang tersalur di wilayah Marioriawa mencapai 35 unit, terdiri dari 20 unit traktor roda empat, 10 unit Multikultor, dan 5 unit Combine Harvester.

Jika dugaan tersebut benar terjadi, maka praktik ini dinilai sangat mencederai tujuan program bantuan pemerintah yang seharusnya meringankan beban petani, bukan malah dijadikan ladang keuntungan oleh oknum tertentu.

Ketua LSM LPKN Soppeng, Alfred Surya Putra Panduu, turut angkat bicara dan mendesak aparat penegak hukum serta pihak terkait untuk segera turun tangan mengusut dugaan permainan dalam penyaluran bantuan Alsintan tersebut.

“Bantuan untuk masyarakat jangan dijadikan bisnis. Jika benar ada setoran puluhan juta hingga ratusan juta, maka ini harus dibongkar secara terang-benderang. Aparat jangan tutup mata,” tegas Alfred, Minggu (10/5/2026).

Ia menilai, praktik semacam itu bukan hanya merugikan petani kecil, tetapi juga berpotensi mencoreng program pertanian pemerintah yang selama ini digadang-gadang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani.

Publik kini menunggu langkah tegas dari pihak berwenang untuk menelusuri alur penyaluran bantuan tersebut, termasuk mengungkap siapa pihak yang diduga bermain di balik dugaan setoran Alsintan di Kecamatan Marioriawa tersebut. 

(Fm) 

Komentar

Tampilkan

  • Dugaan Setoran Alsintan di Marioriawa Menguat, 11 Poktan Disebut Bayar Hingga Rp100 Juta
  • 0

Terkini

Iklan