Iklan

Dugaan “Mahar” Bantuan Alsintan di Marioriawa, Petani Diduga Dipungut Hingga Rp100 Juta

KETIKTERKINI
Kamis, 07 Mei 2026, Kamis, Mei 07, 2026 WIB Last Updated 2026-05-07T08:53:30Z
KETIKTERKINI
Portal berita lokal yang menyajikan informasi aktual, faktual, dan terpercaya untuk masyarakat.

Soppeng,- Ketikterkini.com | Dugaan praktik jual beli bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) mencuat di Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng. Sedikitnya 11 kelompok tani penerima bantuan tahun 2025 disebut-sebut harus menyiapkan uang puluhan hingga ratusan juta rupiah agar bisa mendapatkan bantuan tersebut.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, bantuan alsintan yang disalurkan mencapai sekitar 35 unit, terdiri dari 20 unit traktor roda empat, 10 unit multikultor, dan 5 unit combine harvester.

Namun ironisnya, bantuan yang seharusnya gratis untuk kepentingan petani itu diduga “dibanderol” dengan harga fantastis.

“Traktor roda empat diduga dibayar Rp50 sampai Rp60 juta, multikultor Rp70 hingga Rp75 juta, sedangkan combine mencapai Rp100 juta ,” ungkap sumber terpercaya kepada media ini.

Dugaan adanya “mahar” bantuan alsintan tersebut menuai sorotan keras dari Ketua LSM LPKN Soppeng, Alfred Surya Putra Panduu. Ia menilai, jika praktik itu benar terjadi, maka hal tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap tujuan bantuan pemerintah untuk mensejahterakan petani.

“Bantuan pemerintah itu bukan barang dagangan. Kalau ada oknum yang memperjualbelikan bantuan negara, itu patut diduga sebagai penyalahgunaan dan harus diusut tuntas,” tegas Alfred. Kamis, (7/5/2026) 

Menurutnya, praktik semacam ini bukan hanya merugikan petani kecil, tetapi juga mencederai kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan pemerintah serta berpotensi menimbulkan kerugian negara.

LSM LPKN mendesak dinas terkait dan aparat penegak hukum segera turun melakukan audit serta pemeriksaan langsung di lapangan untuk memastikan proses penyaluran dan pemanfaatan alsintan tersebut.

“Jangan sampai bantuan rakyat justru dijadikan ladang bisnis oleh oknum tertentu. Aparat jangan tutup mata,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum berhasil dimintai keterangan resmi terkait dugaan pungutan bantuan alsintan tersebut.

(Fm) 
Komentar

Tampilkan

  • Dugaan “Mahar” Bantuan Alsintan di Marioriawa, Petani Diduga Dipungut Hingga Rp100 Juta
  • 0

Terkini

Iklan