Iklan

Aktivis Pemuda Siaga Bencana Soroti Dugaan Maraknya Tambang Ilegal di Soppeng, Minta APH dan DLH Jangan Tutup Mata

KETIKTERKINI
Selasa, 24 Februari 2026, Selasa, Februari 24, 2026 WIB Last Updated 2026-02-24T07:29:01Z
KETIKTERKINI
Portal berita lokal yang menyajikan informasi aktual, faktual, dan terpercaya untuk masyarakat.

Soppeng,- Ketikterkini.com | Aktivitas tambang yang diduga ilegal di wilayah Bumi Latemmamala kembali menuai sorotan tajam. Kali ini, kritik keras datang dari Aktivis Pemuda Siaga Bencana Soppeng, Akbar Afandi alias Akbar Ganteng.

Akbar menilai praktik tambang ilegal yang diduga marak beroperasi di Kabupaten Soppeng bukan lagi isu tersembunyi. Ia bahkan menyebut aktivitas tersebut telah menjadi “rahasia umum” yang diketahui banyak pihak.

“Kami meminta Dinas Lingkungan Hidup bersama aparat penegak hukum untuk tidak tinggal diam. Jangan memberikan kesan adanya pembiaran atau sengaja tidak tahu,” tegas Akbar, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, jika benar aktivitas tambang ilegal itu berlangsung tanpa hambatan, maka patut dipertanyakan sejauh mana pengawasan pemerintah daerah dan aparat terkait berjalan sebagaimana mestinya.

Akbar secara terbuka mempertanyakan kemungkinan adanya kepentingan tertentu di balik dugaan pembiaran tersebut.

“Apakah ada fee di balik itu atau bagaimana sehingga terkesan ada pembiaran pada aktivitas tersebut? Jangan sampai demi keuntungan segelintir orang, dampak jangka panjang bagi masyarakat diabaikan,” ujarnya lantang.

Ia menyoroti dampak serius yang dapat ditimbulkan dari aktivitas tambang ilegal, mulai dari pengerukan batu gunung hingga pengambilan pasir sungai yang berpotensi merusak lingkungan dan memicu bencana ekologis.

“Kalau gunung dibongkar, sungai dikeruk tanpa kontrol, siapa yang akan menanggung akibatnya? Banjir, longsor, kerusakan ekosistem — itu bukan ancaman kosong. Masyarakatlah yang akan menjadi korban,” tambahnya.

Sebagai aktivis yang bergerak di bidang kesiapsiagaan bencana, Akbar menilai pembiaran terhadap tambang ilegal sama saja membuka pintu bagi potensi bencana di masa depan. Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi juga bentuk penghinaan terhadap aturan hukum yang telah ditetapkan pemerintah.

“Ini bukan hanya soal ilegal atau tidak. Ini soal wibawa hukum. Kalau aturan bisa dilanggar tanpa konsekuensi, maka kepercayaan publik terhadap pemerintah akan runtuh,” tegasnya.
Akbar pun mendesak agar aparat penegak hukum segera melakukan investigasi menyeluruh dan menindak tegas siapapun yang terlibat, tanpa pandang bulu.

“Masyarakat butuh kepastian. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Siapapun pelakunya, jika terbukti melanggar, harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup maupun aparat penegak hukum belum berhasil di mintai keterangannya terkait dugaan maraknya tambang ilegal tersebut.

Sorotan ini menambah daftar panjang desakan publik agar pengelolaan sumber daya alam di Kabupaten Soppeng benar-benar berpihak pada keselamatan lingkungan dan kepentingan masyarakat luas, bukan pada keuntungan sesaat segelintir pihak.

(Firman) 
Komentar

Tampilkan

  • Aktivis Pemuda Siaga Bencana Soroti Dugaan Maraknya Tambang Ilegal di Soppeng, Minta APH dan DLH Jangan Tutup Mata
  • 0

Terkini

Iklan