SOPPENG,- Ketikterkini.com | Industri herbal asal Kabupaten Soppeng kembali menorehkan prestasi membanggakan.
PT Niaga Alam Indonesia (PT NAI), perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan produk herbal, resmi meraih Sertifikat Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001:2015 setelah berhasil melewati serangkaian audit yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi independen.
Sertifikasi tersebut menjadi pengakuan bahwa sistem manajemen mutu PT Niaga Alam Indonesia telah memenuhi standar internasional, khususnya dalam proses pencampuran (mixing) dan pengemasan (packing) produk Minyak Balur Nusantara merek Empiris, salah satu produk unggulan perusahaan.
General Manager PT Niaga Alam Indonesia, Arham MSi La Palellung, mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan buah dari komitmen perusahaan dalam membangun industri herbal yang mengedepankan kualitas, konsistensi proses, dan kepuasan konsumen.
"Alhamdulillah, setelah melalui beberapa tahapan audit dan evaluasi, sistem manajemen mutu perusahaan kami dinyatakan memenuhi persyaratan SNI ISO 9001:2015. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas proses produksi serta memberikan produk herbal yang aman, bermutu, dan terpercaya kepada masyarakat," ujarnya.
Arham menjelaskan bahwa PT Niaga Alam Indonesia saat ini memiliki tiga produk unggulan, yakni Minyak Balur Nusantara (Empiris), Madu Sehat Lambung, dan Fresh Life Aromatherapy, yang seluruhnya telah mengantongi izin edar dari BPOM RI.
Usaha yang dirintis sekitar lima tahun lalu itu mengembangkan konsep industri herbal terpadu, mulai dari penyediaan bahan baku, proses produksi, hingga pengemasan dilakukan secara mandiri.
Menurutnya, sebagian besar bahan baku herbal seperti kunyit putih, temulawak, daun kelor, dan berbagai tanaman herbal lainnya diperoleh dari petani lokal, sehingga keberadaan perusahaan tidak hanya menghasilkan produk kesehatan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
"Kami ingin membangun industri herbal yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Potensi tanaman herbal di Kabupaten Soppeng sangat besar. Karena itu kami berkomitmen menyerap bahan baku dari petani lokal untuk diolah menjadi produk bernilai tambah dan memiliki daya saing," jelasnya.
Ia menambahkan, penerapan Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001:2015 merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat tata kelola industri sehingga mampu bersaing di tingkat nasional.
"Sertifikasi ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi awal untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan. Kami ingin membuktikan bahwa industri herbal dari daerah mampu menerapkan sistem manajemen mutu yang profesional dan memenuhi standar internasional," tambahnya.
Ke depan, PT Niaga Alam Indonesia juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, BUMDes, koperasi, UMKM, distributor, reseller, terapis kebugaran, klinik kesehatan, hingga investor yang memiliki visi untuk mengembangkan industri herbal berbasis potensi lokal.
Melalui program kemitraan tersebut, perusahaan berharap dapat memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan penyerapan hasil pertanian herbal masyarakat, serta mendorong lahirnya produk-produk herbal unggulan yang mampu mengangkat nama Kabupaten Soppeng di tingkat regional maupun nasional.
"Kami percaya bahwa industri herbal bukan hanya tentang menghasilkan produk kesehatan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat. Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal untuk membawa potensi herbal Soppeng semakin dikenal luas dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Indonesia," tutup Arham.
PT Niaga Alam Indonesia mengusung semangat 'Dari Alam Nusantara untuk Kesehatan Indonesia', dengan menghadirkan produk herbal yang diproses secara profesional, berbahan baku lokal, serta berkomitmen pada mutu, keamanan, dan keberlanjutan. (*)

