Soppeng,-Ketikterkini.com | Kalangan jurnalis di Kabupaten Soppeng mengeluhkan sulitnya menjalin komunikasi dengan Kepala Desa (Kades) Laringgi, Kecamatan Marioriawa, Eka, untuk keperluan konfirmasi pemberitaan.
Fenomena ini dinilai ironis karena akses komunikasi dengan Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, justru jauh lebih terbuka dan responsif dibandingkan dengan aparatur pemerintah di level desa.
Sejumlah wartawan mengaku kerap menemui jalan buntu saat berusaha menghubungi Kades Laringgi untuk meminta keterangan terkait berbagai persoalan di wilayahnya.
Kondisi ini dinilai menghambat pemenuhan hak masyarakat atas informasi publik yang akurat, transparan, dan berimbang.
Lantur, pemilik media Denews.id mengungkapkan kekecewaannya di hadapan rekan-rekan sejawatnya pada Jum'at (12/6). Ia menyoroti kontrasnya responsibilitas antara pejabat daerah dan kepala desa.
"Sangat disayangkan, komunikasi dengan level Wakil Bupati saja sering kali lebih terbuka dan sigap dalam merespon pesan atau panggilan kami," tegas Lantur.
Pernyataan, Lantur, senada dengan aspirasi rekan-rekan wartawan lainnya di lapangan. Mereka sepakat bahwa akses komunikasi yang tertutup berpotensi melahirkan dampak negatif.
"Ketertutupan akses komunikasi ini dikhawatirkan memicu spekulasi liar di tengah masyarakat serta menghambat fungsi kontrol sosial pers terhadap tata kelola pemerintahan desa,"urai Lantur yang diamini oleh wartawan lainnya.
Sebagai garda terdepan pelayanan, Pemerintah Desa diharapkan mampu menunjukkan sikap kooperatif terhadap media.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Laringgi, Eka, belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan sulitnya akses komunikasi bagi awak media.
Para jurnalis berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap pola komunikasi aparatur Desa Laringgi.
Hal ini penting dilakukan agar akses informasi publik dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan selaras yang ditunjukkan oleh jajaran pimpinan daerah di Kabupaten Soppeng.
(Firman)

