Mamuju Sul-bar, - Ketikterkini. Com
Jembatan tentu sangat diharapkan oleh warga sebagai akses yang dapat menghubungkan dari Daerah lain apa lagi Masyarakat Petani , meskipun itu terbuat dari kayu guna memperlancar putaran ekonomi yang setiap hari dilalui Warga untuk menjual hasil panen dan berbelanja untuk kebutuhan pokok hari-harinya.
Namun, kondisi Jembatan yang telah terjadi pada saat ini tepat diDusun Arassi dua , Desa Kalonding, Kecamatan Sempaga Mamuju terkesan di abaikan oleh Pemerintah.
Betapa tidak, kini kondisi Jembatan yang terbuat dari kayu tersebut hampir roboh namun tak kunjung dapat perhatian dari Pemerintah, meskipun yang dibutuhkan Warga hanya beberapa zak semen untuk memperbaiki.
Hal itu telah diakui oleh Warga Dusun Arassi dua saat dimintai keterangan nya oleh awak media dilokasi saat melakukan kegiatan gotong royong , sabtu (18/02/2023).
"Puluhan Warga yang datang bergotong royong memperbaiki Jembatan kayu yang hampir roboh akibat terkikis air ini, Sebab Jembatan ini adalah jalan satu-satunya yang menghubungkan antara dua Dusun yaitu Arassi dua dan Dusun Surya, kalau Jembatan ini roboh kita mau lewat dimana lagi, 'ucapnya'.
Ditambahkannya lagi, akibat tidak adanya perhatian dari pemerintah, dan kekurangan semen, maka kita terpaksa bergotong royong membuat pondasi Jembatan menggunakan batu dan tanah, kita tempel tanah pada batu sebagai pengganti semen.
Kami Warga Dusun Arassi dua berharap supaya pemerintah Desa Kalonding bisa memberikan perhatian untuk meyisihkan anggaran memperbaiki Jembatan yang ada diDusun Arassi, meskipun hanya bantuan semen, ' pintanya'.
(Haris)



