SOPPENG,- Ketikterkini.com | Penanganan persoalan lalu lintas dan angkutan jalan di Kabupaten Soppeng tidak cukup hanya mengandalkan satu instansi. Dibutuhkan kerja bersama lintas sektor agar berbagai persoalan di lapangan dapat ditangani secara terpadu.
Hal itu menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Soppeng melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang digelar Kamis (8/10/2026), di Ruang Rapat Bagian Pengadaan Barang/Jasa, Kantor Gabungan Dinas Soppeng.
Forum tersebut menjadi wadah koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian, Jasa Raharja dan sejumlah stakeholder untuk membahas berbagai persoalan lalu lintas yang berkembang di tengah masyarakat.
Pertemuan dihadiri Plt. Kepala Dinas Perhubungan Soppeng Muhammad Ihsan, S.STP., M.Si., CPSp., Kasat Lantas Polres Soppeng, Kepala Cabang Jasa Raharja Watampone, serta perwakilan sejumlah perangkat daerah.
Di antaranya Dinas PMPTSP, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas PUPR, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, serta Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Soppeng.
Mengusung tema “Bersinergi Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Lancar,” forum ini menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan sistem lalu lintas yang lebih aman dan tertib.
Plt. Kepala Dishub Soppeng Muhammad Ihsan mengatakan, persoalan lalu lintas memiliki keterkaitan dengan berbagai sektor sehingga penanganannya membutuhkan koordinasi dan komitmen bersama.
“Penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan sinergi, koordinasi dan komitmen bersama dari seluruh stakeholder agar berbagai persoalan lalu lintas dapat ditangani secara terpadu dan berkelanjutan,” kata Ihsan.
Sejumlah persoalan menjadi perhatian dalam forum tersebut, mulai dari keselamatan pengguna jalan, kelancaran arus kendaraan, kondisi serta fasilitas jalan, pengaturan lalu lintas, angkutan jalan hingga kesadaran dan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas.
Keterlibatan berbagai unsur diharapkan mampu mencegah penanganan persoalan lalu lintas berjalan secara parsial. Setiap stakeholder dapat mengambil peran sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Dishub Soppeng juga mendorong agar Forum LLAJ tidak sekadar menjadi ruang pertemuan dan pertukaran informasi. Setiap persoalan yang dibahas diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi serta ditindaklanjuti melalui langkah konkret di lapangan.
Melalui forum ini, berbagai persoalan transportasi di Soppeng diharapkan dapat dipetakan secara lebih jelas, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk merumuskan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan sinergi lintas sektor yang semakin kuat, Dishub Soppeng berharap kondisi lalu lintas dan angkutan jalan ke depan semakin tertib, aman dan lancar, serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat sebagai pengguna jalan. (**)


