Iklan

Muncul Nama yang Diduga Penimbun BBM Subsidi di Soppeng, Polisi Diminta Selidiki

KETIKTERKINI
Sabtu, 22 Agustus 2026, Sabtu, Agustus 22, 2026 WIB Last Updated 2026-08-22T14:27:56Z
KETIKTERKINI
Portal berita lokal yang menyajikan informasi aktual, faktual, dan terpercaya untuk masyarakat.

Soppeng,- Ketikterkini.com | Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali terendus di Kabupaten Soppeng. Sejumlah pihak meminta aparat kepolisian tidak tinggal diam dan segera menyelidiki dugaan adanya oknum yang selama ini disebut-sebut melakukan penimbunan BBM subsidi.


Informasi yang dihimpun dari salah seorang sumber menyebut, terdapat dua nama berinisial AB dan K yang diduga telah lama melakukan aktivitas penimbunan solar bersubsidi di wilayah Soppeng.


Dugaan tersebut mencuat di tengah keluhan masyarakat terkait panjangnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Kondisi itu dinilai perlu mendapat perhatian serius apabila benar terjadi penyalahgunaan BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.


“Terkait seringnya terjadi antrean panjang di SPBU, salah satu faktor utamanya diduga adanya kelompok yang menimbun BBM untuk diperjualbelikan kepada perusahaan yang seharusnya menggunakan BBM industri,” ujar sumber kepada media, Sabtu (22/8/2026).


Menurut sumber tersebut, alasan penggunaan BBM subsidi untuk kebutuhan petani tidak semestinya menjadi celah untuk melakukan pembelian dalam jumlah besar apabila BBM tersebut kemudian dialihkan untuk kepentingan lain.


“Kalau memang hanya untuk petani yang membutuhkan dan sesuai peruntukannya, seharusnya tidak sampai terjadi antrean panjang seperti ini. Sudah lama persoalan ini terjadi. Masa polisi tidak tahu oknum tersebut?” katanya.


Ia menyebut nama AB dan K sebagai pihak yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut. Namun, ia menegaskan masih terdapat nama lain yang belum diketahuinya secara pasti.


“Namanya sudah tidak asing lagi, AB dan K, bahkan masih ada lagi. Cuma saya belum tahu semuanya. Jangan sampai persoalan seperti ini seakan-akan dibiarkan demi keuntungan kelompok tertentu, sehingga masyarakat yang selalu menjadi korban,” ujarnya.


Polisi Diminta Jangan Setengah-Setengah
Sumber lainnya meminta Kapolres Soppeng yang baru untuk memberikan perhatian serius terhadap dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.


Menurutnya, persoalan antrean panjang di SPBU tidak cukup hanya dilihat sebagai masalah teknis distribusi. Jika benar terdapat praktik penimbunan dan pengalihan BBM subsidi kepada pihak yang tidak berhak, maka persoalan tersebut harus ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 


“Siapa pun yang terlibat harus diperiksa. Jangan hanya masyarakat atau sopir yang menjadi sasaran ketika ada masalah di SPBU. Kalau memang ada oknum yang bermain, telusuri sampai tuntas,” tegasnya.


Masyarakat berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan secara profesional untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Jika terbukti terjadi penyalahgunaan BBM subsidi, penindakan tegas dinilai penting agar distribusi BBM bersubsidi kembali tepat sasaran.


Nama dan inisial yang disebut dalam pemberitaan ini masih berupa dugaan berdasarkan keterangan sumber dan belum merupakan kesimpulan hukum. Konfirmasi dari pihak yang disebut serta keterangan resmi kepolisian tetap diperlukan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Dengan tayangan ini, redaksi tetap membuka ruang klarifikasi secara resmi demi berimbangnya pemberitaan. 

(Firman) 
Komentar

Tampilkan

  • Muncul Nama yang Diduga Penimbun BBM Subsidi di Soppeng, Polisi Diminta Selidiki
  • 0

Terkini

Iklan