Soppeng,- Ketikterkini.com | Proyek P3A Watanlipu kembali menuai sorotan tajam. Kali ini bukan sekadar dugaan penyimpangan, melainkan sudah menelan korban. Seorang pengendara harus dilarikan ke rumah sakit di Makassar setelah mengalami kecelakaan akibat tumpukan material proyek yang dibiarkan berserakan di bahu jalan.
Ketua Lembaga Pemantau Korupsi dan Aparatur Negara (LPKN) Kabupaten Soppeng, Alfred Surya Putra Panduu, dengan lantang menuding pihak pengelola proyek lalai dan abai terhadap keselamatan masyarakat.
“Ini bukan hanya masalah administrasi proyek, tapi menyangkut nyawa manusia. Jangan anggap enteng! Kepolisian harus turun tangan mengusut siapa yang bertanggung jawab dan menindak tegas tanpa pandang bulu,” tegas Alfred, Jumat (26/9/2025).
Ia menilai kelalaian ini merupakan bentuk pengabaian terhadap standar keselamatan kerja yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan proyek. “Material proyek tidak boleh seenaknya ditaruh di jalan umum. Itu jelas pelanggaran fatal. Kalau sudah memakan korban, artinya ada unsur kelalaian serius yang harus dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Desakan agar aparat penegak hukum bertindak tegas pun semakin menguat. Publik menanti keberanian kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini, agar tragedi serupa tidak terulang dan memberi efek jera bagi kontraktor maupun pihak pengelola proyek yang abai terhadap keselamatan masyarakat.
(Firman)

