Iklan

Tujuh Titik Kebakaran Lahan dalam Sehari, Kepala UPTD KPH Lutim Apresiasi Kesigapan Damkar dan Kehutanan

KETIKTERKINI
Sabtu, 03 Oktober 2026, Sabtu, Oktober 03, 2026 WIB Last Updated 2026-10-03T08:26:11Z
KETIKTERKINI
Portal berita lokal yang menyajikan informasi aktual, faktual, dan terpercaya untuk masyarakat.

LUWU TIMUR,- ketikterkini.com - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Luwu Timur berjibaku menangani sedikitnya tujuh titik kebakaran lahan yang tersebar di empat kecamatan, yakni Towuti, Malili, Nuha, dan Wasuponda, Jumat (2/10/2026) hingga Sabtu dini hari.

Rangkaian penanganan dimulai di Bantilang, Kecamatan Towuti, sekitar pukul 11.10 WITA dengan luas lahan terbakar diperkirakan ±2 hektare.
Petugas kemudian bergerak cepat ke Kecamatan Malili untuk menangani empat titik sekaligus, yakni di depan Polres Luwu Timur, belakang Laboratorium Dinas Kesehatan, Pongkeru, dan Ussu. Operasi gabungan bersama unsur terkait ini berlangsung hingga pukul 21.20 WITA.

Tak berhenti di situ, kebakaran juga terjadi di Magani (Bumper), Kecamatan Nuha, seluas ±1 hektare. Sementara di Lioka, Towuti, api melahap lahan terluas yakni sekitar 10 hektare dan baru berhasil dikendalikan hingga sore hari.

Titik lainnya berada di Ledu-Ledu/Tetebeta, Wasuponda seluas ±3 hektare, serta di Langkea, Towuti seluas ±2 hektare.

Operasi bahkan berlanjut hingga Sabtu dini hari. Laporan kebakaran di Rante Angin, Towuti, diterima pukul 23.57 WITA. Tim langsung bergerak dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 01.47 WITA dengan luas lahan terbakar ±1 hektare.

Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Luwu Timur, Ramli, SE, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi petugas di lapangan.

"Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran Damkar Luwu Timur dan pihak Kehutanan yang bekerja tanpa kenal lelah. Dalam satu hari mereka harus berpindah dari tujuh titik kebakaran, dari Towuti hingga Wasuponda, bahkan sampai dini hari. Ini adalah bentuk pengabdian luar biasa untuk keselamatan masyarakat dan kelestarian hutan kita," ujar Ramli saat dihubungi via selulernya, Sabtu (3/10/2026).

Menurut Ramli, sinergi antara Damkar, Kehutanan, TNI-Polri, dan unsur terkait lainnya menjadi kunci utama agar api tidak meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
"Kita harus akui, tanpa kecepatan dan kekompakan mereka, kebakaran 10 hektare di Lioka dan titik-titik lainnya bisa menjadi bencana yang jauh lebih besar. Pemerintah daerah patut memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap sarana dan kesejahteraan para petugas lapangan ini," tambahnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di musim kemarau yang rawan memicu kebakaran hutan dan lahan.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Luwu Timur mengimbau masyarakat agar segera menghubungi layanan darurat -112- atau Pos Damkar terdekat jika menemukan kejadian kebakaran agar dapat ditangani dengan cepat dan aman.*(SALEH).
Komentar

Tampilkan

  • Tujuh Titik Kebakaran Lahan dalam Sehari, Kepala UPTD KPH Lutim Apresiasi Kesigapan Damkar dan Kehutanan
  • 0

Terkini

Iklan